Minggu, 01 April 2012

Musem Paling Menakutkan di Dunia

1. House on the Rock


Museum ini awalnya dirancang untuk mengumpulkan benda apa saja, House on the Rock berlokasi di Deer Shelter Rock, Wisconsin yang pertama kali dibuka pada tahun 1959. Disini terdapat replika dari berbagai kota Amerika di awal abad 20 replika juga ada monster laut sepanjang 200 kaki.Namun sayangnya semua koleksi di rumah museum inidibiarkan berdebu dan dalam ruang gelap. Kalian bisa membayangkan bagaimana sebuah ruangan gelap berisi berbagai alat musik tua dan ratusan boneka tak terawat bersatu dengan bau pengap dan hawa mistis menyeramkan!

2. Glore Psychiatric Museum


Siapa sih yang tidak ingin melihat sebuah museum yang didedikasi untuk sejarah hal hal hebat seperti perawatan kejut listrik dan Lobotomies?ya.hampir semua orang minat hal itu, tapi jika kalian ingin lihat hal hal yang mengejutkan, silahkan berkunjung ke Glore Psychiatric Museum. Dan jika kalian melihat bagian paling mengerikan di museum ini, santai saja sebab itulah kenikmatannya. Jangan lupa untuk mengunjungi area pengobatan kuno dimana anda bisa melihat instrumen untuk pasien yang mengalami pendarahan dan diaorama operasi psychosurgical menarik yang membuat kalian terus melangkah.

3. New Haven Ventiloquist Museum


Di New Haven Connecticut terdapat sebuah museum yang hanya mengandung baris demi baris boneka ventriloquist tua. Setiap tempat duduk di teater memiliki boneka di dalamnya. Sekarang kebanyakan orang tidak lagi menderita Autonomatonophobia (rasa takut jika melihat figur manusia buatan – yes it’s real) Ada seribu “Chuckie” disini.

4. Catacombs of Palermo


Catacombs dari Palermo berubah menjadi sebuah museum kematian. Jauh di dalam perut biara Kapusin kalian bisa melihat ratusan mayat – baik biksu atau mayat mayat masyarakat setempat. Mayat mayat ini di bariskan di sepanjang dinding dalam pakaian saat mereka dikuburkan. Mayat-mayat itu diletakkan di Catacombe dari akhir abad ke-16 sampai pemakaman yang terakhir – Rosalia Lombardo pada 1920-an. Udara dingin dan lingkungan kering berarti bahwa jenazah sangat terjaga dengan baik – tersimpan dengan sangat baik sehingga terlihat seperti tidur.Yang paling mengerikan mayat mayat ini seperti terlihat siap bangun setiap saat untuk menyerang para pengunjung.Tempat liburan yang asik bukan?hiiiy

5. London Dungeon


Ruang bawah tanah London yang sangat terkenal. Menempatkan benda benda menakutkan yang tersisa disini . Sebuah peninggalan penjara bawah tanah dan tempat penyiksaan di abad pertengahan. Jika Anda pergi ke Dungeon sebaiknya minum dulu jika memiliki sakit jantung sebab disini banyak aktor bayaran yang akan melompat tiba tiba dan menakut nakuti kalian .Antrian masuk kesini sangat panjang , sebab atraksi yang sangat terkenal. duniakita.infoSatu-satunya tempat lain yang memiliki antrian terpanjang lainnya yaitu toko roti di Soviet Rusia.

6. Lombrop’s Museum of Criminal

Cesare Lambroso mendirikan sekolah Italia kriminologi. Tidak mengherankan jika museum ini – diisi dengan objek yang memang mengerikan.Dikombinasikan dengan berbagai macam koleksi yang menggambarkan tindak kejahatan, ada senjata yang digunakan untuk menyembelih manusia, bahkan Lambroso memiliki koleksi kepala yang di awetkan dalam botol formalin dengan sempurna. Jika Anda tertarik dengan kisah kejahatan – atau hanya ingin menghabiskan hari menatap tengkorak, potongan sisa sisa tubuh manusia, dan benda-benda mengerikan lainnya, ini adalah tempat yang cocok.

7. Madame Tussaud


Ini mungkin entri yang paling terkenal di dalam daftar. Madame Tussauds di London yang terkenal karena koleksi replika terbesar yang dibuat dari lilin – kebanyakan dari orang-orang terkenal. Tapi museum itu mulai lebih mengerikan. Madame Tussaud memulai koleksi sejak revolusi Perancis. Dia akan pergi ke Guillotine setelah mendengar ada orang telah dieksekusi dan membuat cetakan lilin kepala mereka yang terputus!. Dan yang paling dikenal mungkin adalah patung lilin Raja terakhir dari Perancis. Kesemua kepala ini dipajang di museum bersama dengan koleksi lain yang mengerikan, menampilkan gambaran kesadisan dalam sejarah. Ketika kalian melihat patung replika berukuran seperti asli dari salah satu korban Jack the Ripper, kalian akan berpikir dua kali untuk kemari. Oh ya satu lagi- untuk membuat hal-hal yang lebih menakutkan, ruang penuh kengerian ini sekarang menambah atraksi dengan aktor yang akan melompat keluar dan menakut-nakuti pengunjung. Sepertinya kalian harus membawa celana dalam cadangan kalau kemari.

Rabu, 29 Februari 2012

Fenomena Teraneh di Dunia

10 Fenomena Alam Teraneh di Dunia

23Jul
Saudaraku sekalian, tulisan saya kali ini sengaja mengangkat tema tentang fenomena alam yang sangat aneh di dunia. Meski bukanlah yang terlengkap, maka diharapkan bisa menjadi gambaran umum bahwa banyak sekali kejadian dan hal yang unik di luar sana. Dan semua itu bukan tanpa alasan, melainkan sebagai tanda akan kekuasaan Sang Maha Pencipta, yaitu Allah SWT. Tujuannya pun untuk kembali mengingatkan kita semua agar selalu sadar dan bersyukur kepada-Nya.
Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur`an mengenai hal ini, diantaranya:
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,” (QS. Ali-`Imran [3]: 190)
“Katakanlah: “Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi,…” (QS. Yunus [10]: 101)
Nah, untuk mempersingkat waktu, berikut ini diberikan 10 fenomena alam teraneh di dunia tersebut, yaitu:
1. Hujan ikan, Honduras
Hujan ikan di Honduran Folklore adalah hal biasa. Terjadi di Departamento de Yoro antara bulan Mei dan Juli. Para saksi menyatakan fenomena ini dimulai dengan munculnya awan hitam di langit yang diikuti oleh petir, angin kuat, dan hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Saat hujan berhenti itulah, ratusan ikan yang masih hidup dapat ditemukan di atas tanah. Orang-orang akan mulai memungutinya dan memasaknya di rumah. Sejak 1998 festival yang diberi nama “Festival de la Lluvia de Peces” atau “Rain of Fish Festival” dirayakan tiap tahunnya di kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras.

2. Hujan darah di Kerala, India
Dari tanggal 25 Juli hingga 23 September 2001, fenomena alam aneh yaitu hujan merah secara sporadis turun di Kerala, India selatan. Siraman hujan ini berwarna merah, menodai pakaian orang-orang dengan warna yang mirip darah ini. Warna hujan lain seperti kuning, hijau, dan hitam juga pernah dilaporkan terjadi.

Turunnya hujan berwarna merah di India ini sempat menghebohkan dunia. Para ilmuwan meyakini hujan ini mengandung sel hidup karena ditemukan DNA. Temuan ini hasil penelitian seorang ahli mikrobiologis asal Inggris bernama Milton Wainwright dari Universitas Sheffield, namun si ilmuwan ini belum bisa memastikan mengenai DNA apa yang terkandung dalam hujan darah India ini. Namun anggapan ini dibantah karena ada anggapan lain yang menyebutkan bahwa hujan ini berasal dari semburan pasir di Arab yang bercampur dengan air hujan. Kejadian yang sama pernah terjadi di Inggris tahun 1968. Sampai sekarang fenomena alam ini masih menjadi perdebatan.

4. Empat matahari, China
Munculnya 4 matahari di China ini ternyata merupakan fenomena alam biasa, seperti yang dikutip LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) yang menjelaskan masalah ini, ini kutipannya: “Fenomena itu dinamakan sun dog atau anjing penjaga matahari. Cahaya tersebut biasa muncul di kanan kiri halo sehingga sering dianggap matahari meskipun memiliki ukuran lebih kecil”.

Malah fenomena ini punya sebutan atau istilah ilmiahnya yakni sun dog, berarti bahwa kemunculan lebih dari 1 matahari pernah terjadi sebelumnya, yang pasti beberapa kali terjadi, sehingga mempunyai nama panggilan. Dan terjadinya pun karena hasil dari proses pembiasan cahaya matahari dengan kristal es, ini baca lagi kutipannya: “Ketentuannya, di sekitar arah matahari muncul kristal-kristal es yang membiaskan cahaya. Biasanya, terjadi dua fenomena yaitu halo dan sun dog”

Anak Indigo

Apa itu indigo? Istilah indigo berasal dari bahasa Spanyol yang berarti nila. “Warna ini merupakan kombinasi warna biru dengan ungu,” kata Dr Tb Erwin Kusuma, SpKJ, psikiater anak dengan pendalaman di bidang kesehatan mental spiritual.
Dikatakan indigo apabila punya indera keenam, IQ-nya di atas rata-rata, dan bijaksana. Tinggal memoleskan saja. Dan, itulah yang kini tengah getol dilakukan di Barat. Hingga, sekolah untuk anak indigo sudah banyak bertebaran. Di Indonesia? Itulah yang tengah dipikirkan oleh mereka yang sangat peduli pada indigo, termasuk Dr Erwin. Jumlah anak indigo di Indonesia mungkin belum mencapai ratusan. Tapi, dari sedikit itu, jika mendapat bimbingan yang sempurna, diharapkan mereka kelak menjadi pemimpin masa depan yang arif bijaksana, humoris, dan cinta damai.
Ciri-ciri Anak Indigo
Menurut Erwin, anak indigo bisa ditandai cerdas dan kreatif. Dalam kondisi sudah melewati biru. Hanya saja, saat ia lahir, jasmaninya kecil, tidak sematang mental dan spiritualnya. Ciri-ciri lain yang mudah dikenali adalah punya kemampuan spiritual tinggi. Anak indigo kebanyakan bisa melihat sesuatu yang belum terjadi atau masa lalu. Bisa pula melihat makhluk atau materi-materi halus yang tidak tertangkap oleh indra penglihatan biasa. “Kemampuan spiritual semacam itu masuk dalam wilayah ESP (extra-sensoryperception) alias indra keenam,” kataErwin. Menurutnya, kemampuan ESP bisa menjelajah ruang dan waktu.
Ketika tubuh anak indigo berada di suatu tempat, pada saat bersamaan, ia tahu apa yang terjadi di lokasi lain. Itulah yang disebut kemampuan menjelajah ruang. Ketika dia bicara sekarang, tentang suatu peristiwa yang akan terjadi di masa mendatang, ini yang disebut menjelajah waktu. Anak indigo biasanya banyak bertanya dan orang tuanya akan kewalahan menjawab. Umpamanya, kenapa harus begini, kenapa harus begitu. Dia akan merasa heran untuk beberapa hal, yang dirasa tak masuk akal. “Kenapa harus sekolah berjam-jam?” Jika orang tua tak mengerti bahwa anaknya indigo, umumnya si anak cenderung memberontak, agresif, dan nakal. Tak sedikit yang kemudian bentrok dengan kehendak orang tuanya. Jika orang tua masih otoriter membatasi aktivitas spiritual anak indigo, si anak pasti akan berontak. Karena itu, para orang tua mesti menjawab imperesi-imperesi yang dikemukakan si anak.
Definisi “anak indigo”, dikutip dari sebuah buku “Indigo Child” yang ditulis bersama Lee Carrol dan Jan Tober. Dalam buku tersebut, ia menggunakan kata “indigo” untuk melukiskan semua anak-anak baru yang memasuki bumi. Tetapi, indigo menampakkan suatu sifat psikologis yang serba baru dan lain dari yang lain, serta punya perilaku-perilaku yang sangat berbeda dengan sebagaian besar ketakjuban seperti sebelumnya. Mereka mempunyai keunikan yang sama, sehingga orang-orang yang saling berinteraksi dengan mereka perlu mengubah sikap dan menyesuaikan pola pendidikan anak-anak ini.
Berikut ini adalah 10 besar ciri khas “bocah Indigo”:

  1. Mereka mempunyai bau keturunan raja sejak lahir, dan kerap memanifestasikannya
  2. Mereka memiliki rasa “ini adalah tempat saya semestinya”, dan akan merasa sangat ganjl bila melihat orang lain tidak berpikir demikian
  3. “Harga diri” bukan soal, mereka kerap memberitahu orang tua tentang “siapa mereka”
  4. Mereka tidak akan melakukan hal yang spesifik, misalnya berbaris berurutan adalah suatu hal yang sulit bagi mereka
  5. Terhadap hal yang kaku dan tidak memerlukan kreatifitas, ia merasa tidak terbiasa
  6. Baik di rumah atau sekolah, biasanya mereka dapat menemukan cara kerja yang lebih baik, sehingga mereka dianggap sebagai perusak tata tertib yang sudah berjalan
  7. Biasanya mereka introvek (menyembunyikan perasaan), merasa tidak ada orang di dunia ini yang dapat memahami mereka
  8. Mereka tidak pernah pelit terhadap kebutuhan pribadi
  9. Kemampuan “mata batin” mereka secara umum sangat kuat, bisa langsung mengetahui permainan orang dewasa
  10. Mudah hanyut dalam kecanduan dan kebiasaan jelek lainnya
Dalam The Care and Feeding of Indigo Children, Jan Tobler menyebutkan sedikitnya 10 ciri anak indigo.
  1. Non-kompromisits terhadap sistem yang berlaku. Seringkali mereka menemukan cara-cara yang lebih tepat
  2. Suka menyendiri, kadang sulit untuk bersosialisasi
  3. Datang ke dunia dengan perasaan ingin berbagi
  4. Memahami betul hak eksistensi dirinya di dunia ini. Mereka justru heran jika ada yang menolaknya
  5. Merasa dirinya bukanlah yang utama
  6. Sulit menerima otoritas mutlak tanpa alasan
  7. Sulit menunggu giliran
  8. Tidak menyukai hal-hal ritual atau hal-hal yang tidak memerlukan pemikiran kreatif
  9. Tidak merespons aturan-aturan yang kaku (misalnya: tunggu sampai ayah pulang)
  10. Tidak malu untuk meminta apa yang dibutuhkannya.
Selain itu, dalam buku The Indigo Children, Doreen Virtue, Ph.D, menyebutkan pula beberapa karakteristik untuk mengidentifikasi anak-anak berbakat khusus itu, yaitu: Sangat sensitif.
  1. Energinya sangat berlebihan
  2. Mudah bosan
  3. Perlu orang dengan kondisi emosi yang lebih stabil dan nyaman untuk berada di sekelilingnya
  4. Mempunyai pilihan sendiri untuk belajar, terutama untuk membaca dan matematika
  5. Mudah frustrasi. Sebab, umumnya mereka mempunyai banyak ide, namun kurang sumber daya atau orang-orang yang dapat membantu mereka
  6. Belajar lewat cara eksplorasi
  7. Tidak bisa diam kecuali mereka menyatu dalam sesuatu hal yang sesuai dengan minatnya
  8. Mempunyai ketakutan seperti kehilangan atau ditinggal meninggal oleh orang yang dicintainya
  9. Jika pengalaman pertamanya mengalami kegagalan, mereka mungkin akan menyerah dan membuat blok pembelajaran secara permanen
Mengapa terjadi anak indigo?
Banyak teori yang membahas masalah ini. Yang perlu diamati sesungguhnya apa yang terjadi pada anak indigo ini, seperti kemampuan indra keenam / sixth sense. Kemampuan ini sebenarnya bisa dipelajari dan dikuasai oleh orang awam atau orang bukan indigo, jadi tidak semata-mata karunia Tuhan. Getaran bumi yang sedemikian kuat membawa banyak perubahan. Salah satunya adalah makin banyaknya terlahir anak berjiwa matang (old soul) yang memiliki bakat khusus. Bagaimana mendidik agar mereka tidak merasa tertekan dan aneh karena berbeda dengan teman-temannya? Gejala alam rupanya tidak sedikit mempengaruhi hal-hal lain. Waktu yang berjalan demikian cepat menjadi satu indikasi perubahan yang terjadi di bumi.
Selain itu, munculnya anak-anak berbakat dengan jiwa tua atau old soul, juga menjadi tanda perubahan bumi yang begitu cepat. Akhir-akhir ini kita sering disentakkan oleh begitu banyaknya anak yang memiliki pola pikir berbeda dengan anak seusianya. Daya nalar mereka cenderung dewasa, padahal usianya belum mencapai belasan. Kali lain kita dikejutkan oleh anak-anak yang memiliki indra keenam luar biasa tajam, sehingga si anak sampai merasa dirinya tidak normal karena tidak sama dengan teman-temannya. Fenomena lahirnya anak-anak berkemampuan lebih ini sebenarnya sudah sejak lama ada. Sebastian Bach dan Albert Einstein bisa dikategorikan sebagai anak indigo. Musik yang diciptakan Bach disebut sebagai tipe musik anak indigo. Ia menciptakan musik sambil melamun, sama seperti Einstein yang mendapat rumus saat sedang bengong.
Keberadaan anak-anak berbakat ini memang baru disadari sejak tahun 1990-an. Para ahli menyebut mereka indigo. Munculnya anak indigo, menurut Tom, tak lepas dari pengaruh perubahan getaran bumi. Pada tahun 1970 sampai 1980-an, resonansi bumi sekitar 7,83 Hz. Di tahun 2000 menjadi 8,5-9 Hz, sedangkan di tahun 2004 sudah mencapai 13,5 Hz. Secara metafisik, getaran bumi yang semakin cepat akan menimbulkan satu fase, yang menyebabkan terjadinya kenaikan tingkat ke dimensi yang lebih tinggi.
Secara teoretis, getaran bumi yang semakin cepat akan membuat bumi semakin panas dan suhu ikut meningkat. Kenaikan ini juga mengakibatkan perubahan yang cukup signifikan, sehingga membutuhkan orang tertentu untuk menyeimbangkannya. Kelahiran anak-anak berbakat inilah yang akan membantu getaran bumi berjalan lebih smooth, lebih mulus. Kelahiran mereka ditujukan untuk mengubah tatanan dunia supaya menjadi lebih nyaman. Anak indigo datang ke dunia dengan berbagai misi. Cara yang diambil pun beraneka ragam. Bisa lewat kesenian, pendidikan, ilmu pengetahuan, olahraga, “Semua itu tergantung misi mereka?” katanya. Anak indigo kebanyakan merupakan pendobrak suatu tatanan yang salah. Karena bertugas meluruskan ketidakbenaran itu, mereka umumnya lahir dengan tipe.
Opini Psikolog
Psikolog dari Universitas Padjadjaran Bandung, Dra Sawitri Supardi Sadarjoen, menyarankan kepada orang tua untuk “menormalkan” anak-anak ini. Sawitri justru menyarankan untuk “menumpulkan” kemampuan si anak. Caranya? Dengan memberi pengertian bahwa apa yang diketahui si anak itu semata-mata faktor kebetulan karena si anak akan tersiksa dengan kelebihan yang dimilikinya. Sawitri beralasan bahwa kemampuan itu akan membuat anak menjadi tidak realistis dan malas. Tapi biasanya, kelebihan anak indigo bisa menjelajah ruang dan waktu. Menurut Soewardi, keajaiban anak indigo terjadi karena ada kesalahan dalam kinerja otaknya. Atau dengan kata lain, sistem kerja otaknya terganggu.
Psikiater anak dan remaja, Dr Tb Erwin Kusuma Sp.KJ(K), memastikan tidak ada yang salah dengan anak indigo. Menurut dia, anak indigo itu normal. ”Mereka cuma berbeda saja”, terangnya. Sebelum memulai praktik kedokterannya di Klinik Pro-V di Jalan Letjen Soeprapto 60, Jakarta Pusat, Erwin memaparkan apa itu anak indigo serta apa yang membedakan mereka. Menyikapi terhadap pandangan bahwa anak indigo harus ditumpulkan kemampuannya Erwin berpendapat tidak setuju dengan pandangan itu. ”Tidak betul itu. Anak indigo itu normal cuma beda saja. Tidak saya rekomendasikan”, tuturnya. Menurut dr Tubagus Erwin Kusuma SpKj, anak-anak seperti itu semakin muncul di mana-mana di dunia, melewati batas budaya, agama, suku, etnis, kelompok, dan batas apa pun yang dibuat manusia untuk alasan-alasan tertentu. Fenomena itu menarik perhatian banyak pihak, karena dalam paradigma psikologi manusia, anak-anak itu dianggap ”aneh”. Pandangan ini muncul karena selama ini kemanusiaan telanjur dianggap sebagai hal yang statis, tak pernah berubah. ”Padahal, semua ciptaan Tuhan selalu berubah,” ujar dr Erwin.
Sebagai hukum, masyarakat cenderung memahami evolusi tapi hanya untuk yang berkaitan dengan masa lalu. ”Fenomena munculnya anak-anak dengan kemampuan seperti itu merupakan bagian dari evolusi kesadaran baru manusia, yang secara perlahan muncul di bumi, terutama sejak awal milenium spiritual sekitar tahun 2000 yang disebut Masa Baru, The New Age, atau The Aquarian Age. Semua ini merupakan wujud kebesaran Allah,” tegas Erwin. Fisik anak-anak indigo sama dengan anak-anak lainnya, tetapi batinnya tua (old soul) sehingga tak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua. Sering kali ia tak mau diperlakukan seperti anak kecil dan tak mau mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada. Kebanyakan anak indigo juga memiliki indra keenam yang lebih kuat dibanding orang biasa. Kecerdasannya di atas rata-rata.
Menurut Lanny Kuswandi, fasilitator program relaksasi di Klinik Prorevital, mengutip dr Erwin, ”Ada tipe humanis, tipe konseptual, tipe artis, dan tipe interdimensional. Pendekatan terhadap mereka juga berbeda-beda,” sambungnya.
Namun karena dianggap ”aneh”, tak jarang diagnosisnya keliru dan penanganannya lebih bersandar pada obat-obatan. ”Ada anak indigo yang dianggap autis, ADHD (Attention-Deficit Hyperatictve Disorder) maupun ADD (Attention Deficit Disorder). Padahal tanda-tandanya berbeda,” sambung Erwin. Kekeliruan semacam ini juga terjadi di AS, karena banyak ahli menganggap anak-anak itu menderita ”gangguan” yang harus dihilangkan.
Fenomena Baru anak indigo
Penelitian di Rusia menunjukan bahwa sekitar 95 persen anak-anak yang lahir sejak 1994 tergolong “anak indigo”. Hal itu bisa dibuktikan melalui lingkaran cahaya biru di sekeliling tubuh mereka. Fungsi organ dalam anak-anak ini juga telah mengalami perubahan yakni sistem kekebalan tubuh mereka lebih kuat beberapa kali lipat dibanding orang pada umumnya, kebal terhadap penyakit, bahkan dapat melawan penyakit AIDS, dan DNA mereka juga tidak sama. Para ilmuwan menduga, bahwa mungkin dikarenakan variasi gen, ribuan warga di bumi sudah bukan tergolong “manusia lama” lagi, sebuah spesies manusia yang baru sedang lahir, meskipun perkembangan proses ini lamban namun diyakini benar-benar sedang muncul.
Ciri khas psikologis dan perilaku “anak Indigo” ini sangat unik dan ganjil, sehingga dengan demikian, mereka perlu pola pendidikan yang baru. Tidak boleh mengabaikan permintaan mereka, jika tidak, mungkin dapat mengakibatkan inteligensi dan pikiran species “manusia baru” ini menjadi kacau. Mungkin mereka membuka sebuah perintis zaman yang baru, sesuatu yang masib belum kita ketahui. Fenomena “anak indigo” ini banyak terjadi di depan kita.
Ada beberapa kasus kemunculan “anak indigo” di beberapa negara. Misalnya, di Latvia, ada seorang gadis cilik yang cantik, ia suka menceritakan pemandangan dalam perjalanannya di tengah alam semesta pada tengah malam. Saat ia berusia 5 tahun, ayahnya dengan terheran-heran mendapati dirinya mengetahui banyak pengetahuan tentang alam semesta. Meskipun ia tidak begitu percaya dengan ucapan anaknya, namun ketika ia memperbaiki mobil tuanya, selalu mendapat petunjuk dari gadis kecil itu. “Saya tidak tahu bagaimana ia bisa mengetahuinya, tetapi ia selalu tahu bagian yang tidak beres dengan mobilnya,” ujarnya.
Borische Tipikal “Anak Indigo”
Di sebuah daerah di Rusia, pada 1997 lahir seorang bocah laki-laki yang tidak lazim. Saat ibunya melahirkan dipagi hari yang cerah, segalanya tampak sedikit ganjil. Ibunya mengatakan, “Semuanya terjadi begitu cepat, hingga saat saya belum merasakan sakit apapun, Boriska sudah lahir. Ketika suster memperlihatkan bayi itu kepada saya, bocah itu justru menatap saya dengan tatapan seorang ginekolog, namun, saya tahu bayi yang baru lahir tidak mungkin memusatkan perhatian pada hal apapun,” demikian pengakuan Nadezhda Kipriyanovich, ibu Boriska.
Saat ibu itu membawa Borische pulang ke rumah, diketahui anak ini semakin tidak seperti biasanya. Ia hampir tidak pernah menangis juga tidak pernah sakit, saat menginjak usia 8 bulan, ia sudah bisa mengucapkan kata-kata secara utuh, tidak ada kesalahan dalam hal pengucapan maupun tata bahasa. Begitu juga dalam memperlakukan mainan yang diberikan ayahnya, ia juga bisa menggunakan prinsip geometri dan secara tepat merakit kembali mainannya.
Saat Boris menginjak usia 2 tahun, ia mulai mencoret-coret beberapa benda dengan warna biru dan lembayung. Psikolog yang mendeteksi hasil corat-coretnya menyebutkan, mungkin ia sedang mencoba melukis suatu lingkaran cahaya yang ditebarkan manusia. Belum juga menginjak usia 3 tahun, ia sudah bisa menjelaskan sejumlah pengetahuan yang berhubungan dengan fenomena alam semesta kepada orang tuanya. Ibunya mengatakan, “Ia dapat menyebutkan semua nama planet dalam sistem tata surya, bahkan nama satelit buatan; bahkan bisa menghitung nama dan jumlah galaksi. Awalnya, saya merasa ini agak mengerikan, saya berpikir apa anak saya bermasalah dengan jiwanya. Namun, saya putuskan untuk memeriksa sejenak apakah nama-nama yang disebutkan itu benar atau tidak, dan setelah saya menemukan sejumlah buku astronomi, ternyata apa yang disebutkannya itu benar”.
Sehubungan dengan kemampuannya itu, Borische menjadi populer di kampung halamannya. Orang-orang sangat penasaran, bagaimana ia bisa mengetahui begitu banyak hal tentang astronomi. Tidak lama kemudian, Boriska kembali mulai menceritakan kejahatan yang dilakukan manusia. Ia bisa menarik seseorang yang berjalan di jalan raya, dan memintanya agar berhenti dan menjauhi narkotika, bahkan memberitahu pada laki-laki dewasa yang hilir mudik, agar jangan membohongi istri sendiri. Peramal cilik ini bahkan mengingatkan orang-orang mengenai bencana, wabah penyakit dan lain sebagainya yang akan segera tiba di dunia manusia, tindakan atau perilakunya yang ganjil ini membuat orang tuanya semakin bingung.

Rabu, 18 Januari 2012

7 Kejadian Unik Di Dunia

7 Kejadian Unik di Dunia

Petir Abadi di Venezuela
Petir Catatumbo yang misterius adalah sebuah fenomena alam yang unik di dunia. Terletak di muara sungai Catatumbo di Danau Maracaibo. Fenomena ini berupa awan petir yang membentuk sebuah “garis” kilat sepanjang 5 kilometer, setiap 140 – 160 malam dalam setahun, selama 10 jam tiap malam, dan lebih dari 280 kali dalam 1 jam itu. Ini hampir bisa disebut ‘badai permanen’. Petir ini mempunyai intensitas 400.000 ampere dan terlihat hingga 400 km jauhnya. Menurut penelitian, petir ini terjadi karena tumbukan angin yang berasal dari Pegunungan Andes. Petir ini juga dijadikan sebagai navigasi oleh para pelaut.
Hujan Ikan di Honduras
The Rain of Fishes (Hujan ikan) ada diceritakan dalam Cerita Rakyat Honduras. Namun, juga terjadi secara nyata di Departamento de Yoro, antara bulan Mei dan Juli. Saksi mengatakan bahwa fenomena ini dimulai dengan awan gelap di langit, diikuti dengan kilat, guntur, angin kencang dan hujan lebat selama 2 – 3 jam. Setelah hujan berhenti, ratusan ikan ditemukan hidup di tanah. Orang mengambil ikan – ikan ini dan memasaknya. Sejak 1998, Festival Hujan Ikan dirayakan setiap tahun di kota Yoro.
Kambing yang Memanjat di MarokoKambing yang memanjat pohon, hanya dapat ditemukan di Maroko. Kambing ini memanjat pohon karena ingin memakan buah dari Pohon Argan, yang mirip dengan Buah Zaitun. (sori ga ada keterangan lebih lanjut)
Hujan Merah di Kerala
Dari 25 Juli sampai 23 September 2001, hujan merah turun di selatan India, Propinsi Kerala. Tidak hanya merah, hujan warna kuning, hijau dan hitam juga dilaporkan terjadi. Pemerintah India menemukan bahwa hujan ini telah “diwarnai” oleh spora dari alga, yang tersebar di udara. Kemudian, awal tahun 2006, Kerala pun menjadi perhatian dunia.
Ombak Terpanjang di Brazil
Dua kali dalam setahun, antara Februari dan Maret, air Samudera Atlantik bertumpuk di Sungai Amazon, menciptakan gelombang ombak terpanjang di dunia. Fenomena ini disebabkan oleh arus Samudera Atantik yang memenuhi muara sungai, sehingga menghasilkan ombak setinggi 12 kaki yang dapat berlangsung hingga lebih dari setengah jam.
Matahari Hitam di Denmark
Selama musim semi di Denmark, sekitar satu setengah jam sebelum senja, lebih dari 1 juta Sturnus Vulgaris (sejenis burung) berkumpul dari seluruh pelosok untuk bergabung dan membentuk suatu kumpulan yang luar biasa besar di udara. Hinnga membuat langit menjadi terasa gelap. Fenomena ini disebut Black Sun, dan dapat disaksikan di awal musim semi di barat Denmark.
Pelangi Api di Idaho
Femonena atmosfer yang dikenal dengan circumhorizon arc atau Fire Rainbow (pelangi api), akan muncul ketika matahari berada tinggi (lebih dari 58 derajat diatas horizon). Cahaya matahari menembus lurus dan menyinari awan cirrus, sehingga menghasilkan semacam lempengan kristal segi enam dan membentuk efek prisma. Sehingga terlihat pelangi yang berbentuk seperti api.

7 Anak Terpintar Di Dunia

1. Kim Ung-Yong : Manusia Ber-IQ Tertinggi di Dunia
Lahir pada tahun 1962, Anak dari Korea ini dinobatkan sebagai manusia jenius di seluruh dunia. Bayangkan Pada unur 4 tahun, dia sudah bisa membaca hurufJepang, Korea,Jerman,Inggris. Pada umur 5 tahun ia mampu memacahkan masalah pada soal kalkulus. ia mencatatkan dirinya pada Guinness Book of World Records dengan "Highest IQ" 210.


2. Gregory Smith : Mendapatkan Penghargaan Nobel Pada Usia 12
Lahir pada tahun 1990, Gregory Smith mencatatkan namanya pada nobel perdamaian. berkat usahanya dalam mendirikan International Youth Advocates. Perkumpulan Orang muda seluruh dunia.


3. Akrit Jaswal : Dokter Bedah usia 7 tahun
Julukan "anak terpandai di dunia" telah melekat pada Akrit Jaswal, seoarang anak dari India. 
Ia mengejutkan Publik, ketika pada umur 7 tahun melakukan pembedahan pada seorang gadis lokal di tempatnya. 

Gadis itu menderita luka bakar di tangannya, hingga tangannya tidak dapat dibuka, dan jaswalpun melakukan pembedahan 

hingga jemari gadis itu bisa terbuka seperti sedia kala.
Saat ini, ia tercatat sebagai dokter paling muda di dunia, ia diterima di Universitas pada usia 11 tahun.

4. Cleopatra Stratan : Bocah Penyanyi Berusia 3 Tahun dengan Gaji 1000€ per lagu
Lahir Pada 6 Oktober 2002 di Chisinau. ia adalah pencatat sejarah di Industri musik sebagai seorang penyanyi. Dengan albumnya tahun 2006 La vârsta de trei ani ("pada usia 3"). Dia mencatat record seorang artis cilik yang tampil diatas panggung dengan ribuan penggemarnya. Dia juga menerima penghargaan MTV Award dalam Artis termuda yang mencetak #1 Hit

5. Aelita Andre : Pelukis di usia 2 tahun
Anak kelahiran Australia ini, baru berumur dua tahun sudah menunjukkan kualitasnya sebagai jenius, ia memiliki sebuah gedung pertunjukkan untuk karya-karya abstraknya.

Pada mulanya Mark Jamieson, direktur dari Brunswick Street Gallery di Melbourne's Fitzroy. Tretarik melihat sebuah poto lukisan dari Aelita Andre. dan dia menginginkannya bergabung dalam grupnya karena bakat lukisannya itu. Ketika undangan telah dibuat, ia baru saja menyadari bahwa Aelita adalah anak yang masih berumur 22 bulan. Namun ia tetap melanjutkan pertunjukannya itu.

6. Saul Aaron Kripke : Mengajar Havard saat Masih Duduk di Bangku SMA
Lahir di New York dan tumbuh dewasa di Omaha di 1940. Jenius satu ini, saat kelas empat ia menguasai aljabar, 

saat akhir SD ia sudah bisa geometri, kalkulus dan filsafat. Saat SMU ia memperoleh surat dari Harvard agar melamar sebagai dosen, 

namun ibunya menyuruhnya untuk menamatkan sekolahnya dahulu.
Kripke dihadiahi Schock Prize, Nobel Filosofi. Sekarang, ia dinobatkan sebagai ahli filsafat terbesar dalam sejarah
7. Michael Kevin Keaulus kuliah pada umur 10 tahun
Kaerny, lahir tahun 1984, ia menyelesaikan kuliah pada umur 10 tahun. 
dan tercatat sebagai sarjana termuda. ia mengajar universitas pada usia 17 tahun. 

Namanya semakin mencuat kala dia memenangkan sebuah kuis online. 

Pada 2006, dia mencapai final di tanda burnett/aol perebutanGold Rush, permainan menguji/teka-teki, 
dan menjadi pemenang pertama 1 juta di permainan kenyataan online.

Jumat, 25 November 2011

PEMERINTAHAN

Indonesia di Ranah Dunia PDF Cetak E-mail


Usai sudah pertemuan KTT ASEAN-19, 17-19 November 2011 di Bali. Perhelatan kali ini diselenggarakan oleh Indonesia yang tahun ini menjabat sebagai ketua ASEAN. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menyukseskannya, diawali dengan KTT ASEAN-18 bulan Mei 2011 yang lalu. Tema ASEAN Community in a Global Community of Nations kemudian diusung menjadi suatu Deklarasi pada KTT 19 sebagai Bali Declaration on ASEAN Community in a Global Community of Nations (Bali Concord III).

Di samping itu telah dihasilkan sembilan capaian utama yang mencakup bidang politik, keamanan, ekonomi, dan sosial budaya sebagai hasil dari pertemuan-pertemuan puncak KTT ASEAN, ASEAN+, ASEAN-East Asia Summit, dan KTT PBBASEAN (KTT ASEAN dan KTTKTT terkait) yang telah dibahas dan diputuskan oleh para pemimpin yang mewakili 18 negara dari ASEAN dan Mitra Dialog ASEAN di Bali. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah makna capaian yang telah dihasilkan dalam KTT ASEAN terhadap Indonesia?

Capaian-capaian

Harus diakui Indonesia telah sukses sebagai Ketua ASEAN tahun ini, seperti berperan penting dalam penyelesaian konflik Thailand-Kamboja dan kesepahaman COC di Laut Cina Selatan bagi negara-negara yang terlibat termasuk Cina. Juga telah disepakati tentang Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ). ASEAN akan terus mendorong li ma negara pemilik senjata nuklir utama dunia (Amerika Serikat, Cina, Rusia, Inggris, dan Prancis/ P5) menghormati dan mendukung proses aksesi Protokol Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ).

Di bidang ekonomi, Indonesia perlu meningkatkan negosiasi dalam skema perdagangan bebas (FTA) dengan ASEAN+3 (Jepang, Cina, dan Korea Selatan), dan ASEAN+1, seperti misalnya Singa pura dan Filipina telah menyelesaikan negosiasi FTA dengan Jepang, disusul kemudian Thailand dan Malaysia. Indonesia dan Jepang pada akhirnya mencapai kesepakatan pula di bidang perdagangan. Demikian pula dengan Cina, Indonesia telah mencapai kesepakatan kerja sama FTA.

Indonesia memang bukan pelopor dalam pembentukan FTA. Hal ini karena pemerintah belum merumuskan kebijakan perdagangan yang komprehensif, termasuk peran ASEAN dan FTA. Indonesia juga belum mempunyai kemampuan yang cukup untuk bernegosiasi, apalagi dengan beberapa negara sekaligus. Tetapi, Indonesia sebagai bagian dari ASEAN sudah terlibat dalam gelombang pembentukan FTA di kawasan Asia Ti mur dan Asia Pasifik.

Ketika Singapura memulai pembentukan FTA, bisa dimaklumi bahwa Indonesia tidak banyak memberikan perhatian dan reaksi. Tetapi kini, dengan keterlibatan Thailand, Malaysia, dan Filipina, memang tidak dapat dihindari bahwa Indonesia pun perlu mengikutinya. Sebab, bila tidak, produk ekspor Indonesia di pasar Cina, Jepang, Australia, dan Amerika Serikat akan mendapat perlakuan yang kurang menguntungkan. Pada hakikatnya, FTA menciptakan diskriminasi dalam perdagangan internasional (Hadisoesastro, 2004). Dalam bernegosiasi, sejauh ini Indonesia berada di belakang dan bahkan ada kesan Indonesia bersembunyi di antara negara ASEAN lainnya untuk menutupi ketidaksiapannya.

Negara-negara ASEAN perlu meningkatkan kerja sama untuk memperkuat daya saing kawasan dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidupnya melalui kerja sama pendidikan dan kebuda yaan. Sebagian besar masyarakat ASEAN merupakan korban kebijakan elite di ketiga pilar ASEAN (politik, ekonomi, dan sosial-budaya). Masyarakat menjadi kelompok marjinal sebagai korban dampak kesepakatan per dagangan bebas (FTA) yang sangat propasar.

Di samping itu terjadi pula ketimpangan pembangunan, pengangguran, dan kemiskinan. Apalagi, dalam KTT ASEAN ini tidak dikeluarkan Deklarasi HAM ASEAN yang diharapkan menjadi payung bagi Badan HAM ASEAN (AICHR) sesuai dengan Piagam ASEAN untuk melindungi masya rakat. HAM di Asia Tenggara masih dipengaruhi oleh sistem politik dan nilai-nilai yang berkembang di suatu negara. Hal itu menunjukkan bahwa HAM belum dilihat sebagai nilai yang universal.

Kalau masyarakat ASEAN belum menjadi pusat pembangunan, maka organisasi tersebut akan tetap menjadi organisasi elitis karena proses pembangunan ASEAN tidak melibatkan partisipasi masyarakat secara substansial. ASEAN Community 2015 bertujuan untuk mencapai ASEAN Community Building dengan melindungi masyarakat (peoplecenteredness). Kalau demikian kon disinya, maka cita-cita Indonesia untuk membawa ASEAN Community ke dalam global community of nations yang sudah dituangkan dalam deklarasi Bali Concord III akan memerlukan jalan panjang.

Peran global
Sepekan sebelum KTT ASEAN, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2011 di Honolulu, Hawai, Amerika Serikat. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditunjuk sebagai lead speaker dalam pembahasan soal energi. SBY telah berdialog bersama Perdana Menteri Jepang, Kanada, dan Singapura.

APEC, sebagai salah satu forum kerja sama ekonomi di kawasan Asia-Pasifik, menjadikan isu integrasi ekonomi kawasan sebagai salah satu agenda utama. Pertemuan APEC Economic Leaders Meeting (AELM) pada 2010 telah menyepakati Free Trade Area of the Asia-Pacific (FTAAP) sebagai salah satu opsi integrasi ekonomi kawasan. Pembentukan FTAAP akan dilakukan di luar APEC, sedangkan APEC akan ber peran sebagai inkubator dalam pembentukan FTAAP.

Selanjutnya, APEC juga telah membahas opsi-opsi pathway pembentukan FTAAP yang di antaranya dapat dilakukan melalui Trans-Pacific Partnership (TPP). TPP telah menjadi euforia pembahasan APEC dalam dua tahun terakhir. TPP yang sebelumnya di kenal sebagai Pacific 4 (Singapura, Brunei Darussalam, Cile, dan Selandia Baru) kini semakin menarik perhatian berbagai negara di kawasan sejalan dengan bergabungnya beberapa anggota APEC lainnya, seperti AS, Australia, Peru, Vietnam, dan Malaysia.

Bahkan, sejumlah anggota APEC lainnya, seperti Jepang, Filipina, dan Kanada juga akan bergabung. Dapat dibayangkan bahwa jika blok ini terbentuk, dipastikan TPP akan memilki leverage yang cukup diperhitungkan dalam proses pembentukan arsitek tur regional dan global. Indonesia belum ingin bergabung dalam TPP, tetapi Indonesia perlu un tuk mengikuti terus perkembangan TPP, mengingat kecenderungan semakin banyaknya negara.

Di samping KTT APEC, tahun ini juga berlangsung KTT G-20 di Cannes Perancis yang telah memberikan apresiasi pada Indonesia menjadi salah satu dari enam negara yang ekonominya di pandang baik dalam draf rencana aksi KTT G-20. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menga takan, sejumlah langkah ekonomi yang dilakukan Indonesia untuk bertahan dan menghindari imbas krisis. Indonesia dianggap me miliki kebijakan yang tepat dengan pengurangan subsidi, namun menyubstitusinya dengan jaminan perlindungan sosial.

Pada tingkat global, Indonesia perlu secara konsisten terus memperjuangkan kepentingan nasional, regional, dan internasional di berbagai forum multilateral. Namun, pekerjaan rumah yang dihadapi Indonesia masihlah besar, seperti di bidang keamanan kawasan dan nasional. Dengan keterlibatan AS di EAS baru-baru ini, memberikan peluang bagi AS untuk lebih berpengaruh di kawasan Asia Timur.

Bersamaan dengan KTT ASEAN, Amerika Serikat menempatkan kekuatan militernya di Darwin Australia. Hal ini perlu diantisipasi oleh Indonesia apa maksud sesungguhnya di balik penempatan militer AS tersebut. Bagi kepentingan nasional hal ini tentunya meng kha watirkan karena apakah AS akan memengaruhi penyelesaian PT Freeport dan juga konflik di Papua?

Jadi, sebagai negara terbesar di Asia Tenggara, peran Indonesia di ASEAN, APEC, dan G20 sangat lah penting. Di Samping masalah keamanan Indonesia juga ha rus lebih fokus terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan pasar yang besar dan sumber daya alam yang melimpah seharusnya Indonesia menangkap peluang dari kerja sama regional dan global.

Inilah momen yang tepat bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saingnya menghadapi perdagangan bebas. Jangan sampai Indonesia hanya sebagai pasar negara-negara lain. Sudah saatnya pemerintah untuk berbenah diri. Hal ini memerlukan pembenahan birokrasi, pemberantasan korupsi secara tepat, peraturan hukum yang jelas, dan penegakan hukum secara adil dan transparan.


Senjata Baru, Perang Baru? PDF Cetak E-mail


Kita mungkin akan segera kehilangan –kemudian merindukan- adegan heroisme-patriotisme seorang Rambo (Sylvester Stallone), Steven Seagal, atau jagoan tentara Amerika Serikat lainnya dalam membunuh musuh –biasanya ‘musuh’ adalah tentara komunis Uni Soviet atau Cina, kartel narkotika Meksiko, dan tentara bayaran Arab. Rambo, ambil contoh, begitu piawai memainkan pisau dan pistol, sedangkan Steven Seagal sungguh aduhai dengan bela dirinya. Di akhir cerita, kita pun menyaksikan para jagoan tersebut berjalan membelakangi gudang/markas musuh yang meledak-terbakar. Musuh kalah total.

Apa pasalnya kita akan kehilangan jagoan-jagoan itu? Alasannya sederhana saja, AS tidak lagi membutuhkan figur Rambo atau Steven Seagal. AS kini punya senjata baru, yakni pesawat tanpa awak: unmanned aerial vehicle. UAV lebih efektif dalam menghabisi lawan. Pesawat diterbangkan daalam jarak beribu mil dari target, dan dibekali dengan kamera pengintai serta rudal presisi tinggi. Di darat, tim operator mengendalikan penerbangan dan serangan UAV seperti laiknya bermain video games. Serangan, atau ‘perang’, bisa dilangsungkan dengan cepat dan mudah.

                                                                      ***

UAV untuk pertama kalinya mulai dikenal oleh dunia dalam kebijakan ‘perang melawan terorisme’ yang dilancarkan AS di Irak dan Afghanistan, sekitar tahun 2004. AS menggunakan UAV untuk mengincar sekaligus menyerang target operasi militer berupa kamp pelatihan, rumah/markas pemimpin, maupun tempat persembunyian kelompok Al-Qaeda serta gerombolannya. Target operasi UAV biasanya spesifik. AS mesti yakin betul bahwa target bangunan tersebut dihuni oleh pemimpin/tokoh utama dan kelompok teroris.

Dalam konteks strategi, terdapat beberapa keunggulan UAV dibanding penggunaan ‘persenjataan konvensional’ –yang mengandalkan kemampuan fisik tentara atau senjata yang dioperatori manusia secara manual. UAV merupakan senjata yang sulit dideteksi musuh. Berbeda dengan pesawat jet yang berukuran besar, mengeluarkan panas, dan membutuhkan rantai logistik yang tidak sederhana (stok amunisi, teknisi, garasi), ukuran UAV relatif kecil dan dirancang mampu memuat kamera beresolusi besar sekaligus rudal presisi tinggi. UAV bisa dijalankan untuk dua misi sekaligus. Pertama, untuk reconnaissance atau pengintaian dan kedua, untuk penyerangan (assault). Keberadaan UAV, selain menjalankan fungsi intelijen (pengumpulan data), juga berperan sebagai eksekutor. Jika UAV jatuh atau mengalami kecelakaan –di mana sampai saat ini jarang terjadi, tidak ada nyawa pilot yang hilang dalam pertempuran.

Bagi pemerintah AS, penggunaan UAV tidak terlepas dari latar belakang protes di dalam negeri. Medio 2006, publik AS mulai mempertanyakan banyak hal mengenai Operation Iraqi Freedom (Irak) dan Operation Enduring Freedom (Afghanistan). Tingginya jumlah korban –baik di pihak AS maupun masyarakat Irak-Afghanistan, ketidakpastian ada-tidaknya senjata pemusnah massal milik rezim Saddam Husein, tingginya ‘ongkos perang’ yang mesti ditanggung –lebih dari US$ 3 triliun, seperti dihitung ekonom Joseph Stiglitz- merupakan beberapa poin kritik publik terhadap pemerintah. Untuk meredam kritik tersebut, pemerintahan Bush mulai intensif menggunakan UAV, terutama untuk meminimalisir korban dari pihak pasukan AS. Barack Obama melanjutkan kebijakan tersebut.

Selain latar belakang kritik publik, penggunaan UAV pun memiliki alasan kepentingan teknis di lapangan. ‘Perang melawan terorisme’ merupakan perang asimetris di mana AS selaku aktor negara (state actor) menghadapi kelompok/organisasi –yang dilabeli- teroris (non-state actor). Organisasi teroris, entah itu kelompok Taliban di Afghanistan, rezim Saddam Husein, atau Al-Qaeda memiliki kapabilitas militer yang berada jauh di bawah AS. Metode perjuangan kelompok teroris biasanya hit and run dan strategi gerilya (menyerang musuh dalam kelompok kecil secara sporadis namun berusaha mencapai efek kerusakan yang besar). Jadi, perang terorisme ini berbeda dengan ‘perang-perang besar kuno’ yang sering kita saksikan tivi di mana pasukan dari para pihak yang bertikai saling berhadapan satu sama lain.

Pengorganisasian pasukan kelompok teroris pun berbeda dengan pasukan nasional –konvensional. Mereka terbagi dalam kelompok-kelompok kecil (jaringan, sel) yang memiliki otonomi sendiri untuk melancarkan serangan, atau dalam beberapa kasus bahkan untuk mencari persediaan logistik sendiri, sedangkan pasukan nasional terbangun dari organisasi yang sentralistis (komando terpusat). Kelompok teroris pun memiliki konsepsi ‘teritori’ yang berbeda –dan progresif. ‘Teritori’ tidak dimaknai secara sempit sebagai ‘wilayah kita’ yang steril dari musuh. Seluruh teritori Afghanistan dan Irak –bahkan dunia, jika menyimak doktrin revolusioner gerakan jihadisme global- merupakan medan perang. Oleh karena itu, strategi kamuflase yang penting untuk dijalankan oleh kelompok ini adalah menyatu dengan masyarakat agar tidak mudah dideteksi dan diidentifikasi musuh.

Karakter asimetris tersebut, di lapangan, menimbulkan kesulitan amat sangat bagi pasukan AS. Proporsi kematian tentara AS akibat ranjau darat, serangan bom bunuh diri, dan penyergapan (ambusement) lebih tinggi dibandingkan kontak senjata langsung. Apa yang dinamakan ‘kontak senjata langsung’ bahkan jarang ditemui pasca-turunnya Taliban dan penangkapan Saddam Hussein. Pasukan loyalis Taliban maupun Saddam mengubah haluan strateginya menjadi hit and run. Atas dasar itu, kelompok strategi di Pentagon merumuskan metode serangan baru dengan menggunakan UAV. Menghadapi kelompok teroris yang liat dalam pergerakan dan mobilisasi serta kuat dalam ideologi, pengambil kebijakan AS tidak mau mengambil risiko lebih besar untuk mengorbankan pasukannya dalam operasi-operasi militer konvensional berbasis ‘manusia.’ AS menyerahkan tugas tersebut kepada mesin.

Bagaimanapun, penggunaan UAV ini bukan berarti paripurna sama sekali. Anggaran yang dibutuhkan untuk pengadaan (defence procurement), perawatan, dan operasi pun besar. Dalam setahun, menurut mingguan The Economist, pemerintah AS perlu menyediakan anggaran sebesar US$ 5 miliar untuk segala keperluan tersebut. Dalam konteks saat ini, di tengah krisis finansial dan melesunya dunia kerja di AS, UAV merupakan beban bagi anggaran dan fokus kritik lanjutan publik atas perang di Irak-Afghanistan. Terlebih lagi, pemerintahan Obama memosisikan UAV sebagai ‘pasukan udara’ di garda depan operasi kontraterorisme. Selain itu, penggunaan UAV pun dikritik atas collateral damage yang ditimbulkannya. Collateral damage tersebut tidak saja berupa infrastruktur bangunan yang salah ditarget, misalnya klinik pengobatan disangka markas teroris, tapi juga korban rakyat sipil Irak-Afghanistan dan Pakistan. Menurut data The New America Foundation, dari 2,551 korban jiwa akibat serangan UAV pada periode 2004-2011 sebanyak 20 persen di antaranya adalah rakyat sipil (The Economist, 30 Juli 2011). Collateral damage tersebut menempatkan UAV dalam lampu sorot protes masyarakat internasional. Pemerintah AS dinilai telah menginjak-injak kedaulatan Irak, Afghanistan, dan Pakistan atas nama keamanan nasional serta kontraterorisme.

Senjata Baru
Dalam konteks perdebatan konseptual, UAV merupakan bagian dari proses perkembangan revolusioner dalam urusan militer (revolution in military affairs). RMA ditandai dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) secara intensif dalam sektor pertahanan. Pengendalian mobilisasi pasukan maupun senjata di matra darat, laut, maupun udara oleh seorang jenderal AS saat ini, misalnya, didukung seperangkat mesin komputer canggih dan program (software) yang mengintegrasikan komunikasi serta distribusi informasi di ketiga matra tersebut secara simultan. Aplikasi RMA ini ditunjukkan pertama kali oleh AS dalam Operation Desert Storm (Perang Teluk) di kawasan Timur Tengah guna menghalau aneksasi lebih lanjut Irak atas Kuwait. Pergerakan pasukan di darat bisa disinkronisasi dengan mobilisasi jet tempur AS dalam menghalau serangan rudal Irak.

Banyak negara yang tercengang dengan perkembangan dunia militer AS tersebut, tak terkecuali Cina (David Shambaugh, 2002). Arsenal persenjataan AS sepeninggal Perang Dingin masih lengkap dan siap operasi, dan kondisi tersebut pada derajat tertentu menimbulkan kekhawatiran tertentu di kalangan pengambil kebijakan negara lain. Kepak sayap elang AS kini tidak memiliki tandingan, terlebih ‘elang’ tersebut kini bisa berkomunikasi serta berkoordinasi dengan operator di darat maupun laut. Pengalaman menyaksikan kehebatan militer AS tersebut, dalam perkembangannya, memicu negara-negara lain untuk memodernisasi kapabilitas militernya dengan memanfaatkan teknologi komunikasi-informasi. Saat ini, sekitar 20 tahun setelah Perang Teluk, arah atau tren pengembangan senjata memang menuju kepada maksimalisasi atau eksploitasi teknologi digital. Negara Israel, contohnya, juga telah memiliki UAV. Segera menyusul mungkin negara Cina, setelah memasuki fase akhir modernisasi angkatan laut (blue water submarine).

Bagaimanapun, tak dapat dipungkiri bahwa RMA bukan proses yang terpisah dari tata kelola industri teknologi maupun sistem ekonomi suatu negara. Sulit –untuk tidak mengatakan tidak mungkin- bagi suatu negara untuk menjalankan sebuah ‘lompatan jauh ke dapan,’ dalam menyamai atau menandingi postur pertahanan AS saat ini. RMA di AS terjadi karena ada dukungan riset yang memadai dalam bidang teknologi serta channelling antara militer selaku pengguna (user), industri pertahanan nasional (producer) yang berkreasi serta menjawab tantangan spesifikasi yang diminta militer, serta pemerintah (supporter) yang menyediakan anggaran. Proses tersebut bagi AS membutuhkan waktu sekitar 30-35 tahun, di tengah suasana tegang akibat Perang Dingin melawan Uni Soviet.

Perang Baru?
Dalam kondisi internasional di mana RMA menjadi trending topic, banyak pihak lantas berpendapat bahwa RMA telah membawa perkembangan baru dalam mode perang atau konflik bersenjata (armed conflict), khususnya, pada abad ke-21, yaitu suatu ‘perang baru’ (new war). Sejauh ini saya belum menemukan definisi yang koheren serta komprehensif mengenai ‘perang baru’ tersebut, dan dalam kesempatan ini pun bukan menjadi intensi saya untuk memberikan definisi tersebut. Kata ‘baru’ dalam kosakata populer kini menjadi buzzword yang dilekatkan kepada banyak hal. Contoh yang paling mudah dijumpai adalah ‘media baru’ yang merujuk kepada media berbasis internet atau jaringan sosial. Dalam konteks komunikasi via media, mungkin ‘baru’ menjadi kategori yang penting karena internet mengubah substansi interaksi manusia. Medium layar (screen) menjadi medan simulasi atas realitas yang pada dasarnya telah terkonstruksi (Yasraf Amir Piliang, 2009).

Dalam konteks perang, menurut saya, penggunaan teknologi atau RMA merupakan fenomena perubahan metode dalam melaksanakan perang. Substansi perang atau konflik bersenjata itu sendiri tidak berubah, dan sebagaimana ditunjukkan tradisi realisme di studi Hubungan Internasional, penyebab dan latar belakang terjadinya perang masih berkitar pada isu kepentingan nasional, perebutan power, sumber daya alam, dan klaim teritori. ‘Baru’ dalam ‘perang baru’ adalah klaim atas perubahan metode. Pertanyaan selanjutnya apakah faedah dari menyematkan istilah ‘baru’ atas substansi ‘perang’ kontemporer yang menunjukkan tidak adanya perubahan dengan ‘perang lama.’ Perang, seperti ditulis Clausewitz, merupakan bentuk lain dari politik, yaitu politik yang berorientasi kepada kekuasaan (power), kejayaan (glory), serta kemakmuran (prosperity). Perang hanya bisa dikatakan ‘baru’ jika kita mau mereproblematisasi pijakan ontologi dari ‘perang’ dan ‘politik’ itu sendiri.

MILITER

Rahasia Militer RI Dicuri Mata-Mata di Seoul

SEOUL– Mengerikan. Data militer Indonesia yang dibawa oleh delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Perekonomian Hatta Radjasa ke Korea Selatan, dicuri oleh tiga orang yang diduga mata-mata di kamar VIP hotel tempat mereka menginap di Seoul pada Rabu pekan lalu.

Seperti dilansir media setempat, Korea Times edisi Jumat lalu, tiga pencuri masuk ke kamar VIP pejabat tinggi Indonesia. Mereka diduga kuat mencuri informasi rahasia seputar kerjasama keamanan antara Korsel dan Indonesia.
Televisi SBS yang mengutip pejabat Kemlu Korsel mengatakan ada dua pria dan satu wanita yang diduga ras Asia, mendownload atau mengunduh data rahasia dari laptop seorang anggota delegasi dengan flash disk. Data itu mengandung informasi sangat penting, termasuk rencana pembelian pesawat tempur T-50.
Polisi menduga kelompok pencuri ini adalah mata-mata atau anggota sindikat penjualan senjata. Sementara Kemlu Korsel mengatakan, pemerintah Indonesia tidak menyampaikan keluhan atas insiden itu.
Delegasi yang dipimpin Menko Perekenomian Hatta Radjasa tiba di Seoul sejak Selasa pekan lalu. Delegasi ini akan melakukan kerjasama ekonomi sebagai lanjutan atas kesepakatan antara Presiden SBY dan Presiden Lee Myung-bak. Turut dalam rombongan adalah Menhan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan.
Petugas keamanan dari Indonesia pada saat kejadian, Rabu sore, sedang mendampingi para delegasi. Para penyelidik langsung melakukan investigasi pasca laporan dari delegasi Indonesia — memergoki para penyusup menggunakan flash disk untuk menyalin isi dokumen dalam laptop. Komplotan itu lantas melarikan diri dari hotel ke arah Sogong-dong, dekat balai kota Seoul.
Polisi mengatakan, para penyusup diyakini masuk ke hotel secara ilegal dan memang bermaksud mencuri informasi berharga soal rencana perdagangan senjata Indonesia dan Korea. Polisi menduga, para penyusup memang ditarget mencuri data sensitif, apalagi lokasi suite berada di lantai 19.
Para penyidik mengaku telah menelusuri rekaman CCTV hotel untuk melacak para tersangka. Namun, aparat mengaku kesulitan mengidentifikasi mereka. Gambar CCTV yang diambil dari kejauhan terlihat kabur.
Tapi pihak Kementerian Pertahanan (Kemhan) membantah kabar ini. Laptop yang dikabarkan dicuri data-datanya itu, bukan milik delegasi Kemhan dan tidak ada data-data penting juga di dalamnya.
“Tidak ada data militer yang hilang atau dicuri. Laptop itu milik delegasi tim ekonomi, bukan anggota tim dari Kemhan. Isinya pun bukan data-data penting, hanya hal biasa saja,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan, Brigjen I Wayan Midhio, kemarin.
Wayan menjelaskan dalam kunjungan yang dipimpin Menko Perekonomian Hatta Radjasa ke Seoul tersebut, Menhan Purnomo Yusgiantoro dan tim hanya mendampingi. Bukan secara khusus membahas masalah kerjasama pertahanan dengan pihak Korea Selatan.
“Dalam kunjungan itu, tidak ada data-data militer kita yang dibawa. Rencana pembelian pesawat T-50 juga baru pada tahap omong-omong saja. Tidak ada yang rahasia, sudah kita sampaikan semua kepada media massa,” terangnya.
Menurut Wayan, jika memang ada data militer atau data penting yang dibawa delegasi Kemhan, tidak mungkin data-data tersebut ditinggalkan di kamar hotel tanpa penjagaan.
Sementara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membenarkan adanya kasus pencurian yang menimpa rombongan pejabat RI ini. Kasus itu pun sudah dilaporkan ke polisi setempat. Juru Bicara Kemlu Michael Tene menjelaskan, yang dicuri oleh pelaku hanya laptop, namun kemudian laptop segera ditemukan. “Ditemukan security hotel, masih di hotel lokasinya dan dikembalikan kepada staf kementerian yang kehilangan,” imbuhnya.
Namun Michael tidak memiliki data yang detil mengenai pelaku pencurian. “Saya tidak punya data rinci termasuk isi laptop tersebut bagaimana. Laptop hanya hilang beberapa waktu,” tutupnya. (dtc)

Sangat Rahasia, Tak Semua Pejabat Militer AS Tahu Operasi Penangkapan bin Laden

Senin, 02 Mei 2011 12:58 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD - Osama bin Laden - pemimpin terlama al Qaeda - dibunuh oleh pasukan AS di sebuah rumah sekitar 100 kilometer, atau 62 mil, sebelah utara ibukota Pakistan Islamabad bersama dengan anggota keluarga lainnya, seorang pejabat senior AS mengatakan kepada CNN.

Bin Laden melakukan perlawanan dan tewas dalam baku tembak, para pejabat senior pemerintah Pakistan mengatakan. Namun para pejabat intelijen Pakistan mengatakan  tidak tahu siapa yang melepaskan tembakan yang benar-benar membunuh orang yang disebut-sebut sebagai dalang teror itu.

Tiga orang lainnya juga tewas dalam serangan,  seorang di antaranya wanita.

Tim AS berada di kompleks selama sekitar 40 menit, kata para pejabat. Tidak ada korban di pihak Amerika, meskipun helikopter AS jatuh dalam serangan karena masalah mekanis. Helikopter itu kemudian dihancurkan karena alasan keamanan, para pejabat senior pemerintah mengatakan.

Operasi bersandi "Tangkap bin Laden" ini juga dilakukan sangat hati-hati. Pejabat itu mengatakan hanya sekelompok kecil orang di dalam pemerintah AS tahu tentang operasi ini sebelumnya. Petugas lainnya mengatakan "tim kecil AS" terlibat dalam operasi itu, tetapi resmi tidak akan mengkonfirmasi keterlibatan militer AS.
Namun, seorang pejabat pertahanan senior mengatakan US Navy  terlibat.



Akademi Militer (Akmil) adalah sekolah pendidikan TNI Angkatan Darat di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Akademi Militer mencetak Perwira TNI Angkatan Darat. Secara organisasi, Akademi Militer berada di dalam struktur organisasi TNI Angkatan Darat, yang dipimpin oleh Gubernur Akademi Militer yang saat ini dijabat oleh Mayjen TNI Gatot Nurmantyo
Calon Taruna Akmil merupakan lulusan SMA atau MA (IPA dan IPS). Akmil merupakan pendidikan ikatan dinas yang dibiayai oleh negara.

Kurikulum

Pendidikan Akmil ditempuh dalam 4 tahun. Dengan rincian Pendidikan Dasar Keprajuritan Chandradimuka yang dilaksanakan bersama taruna AAL dan AAU selama 1 tahun, tingkat I s/d tingkat IV selama 4 tahun. Mulai tahun ini taruna yang lulus akan mendapat titel Sarjana Pertahanan . Selama masa pendidikan, Taruna tidak diperkenankan untuk menikah sampai yang bersangkutan telah 2 tahun menjalani ikatan dinas selepas dilantik menjadi letnan dua. Untuk lulusan IPA mengambil jurusan Umum, sedang untuk lulusan IPS mengambil jurusan Administrasi.
Pada Tingkat III, Taruna dibagi menjadi 5 jurusan, yakni Jurusan Tempur, Jurusan Teknik Zeni, Teknik Peralatan, Teknik Perhubungan dan jurusan Administrasi.
Menjelang akhir pendidikan, khusus taruna Jurusan Tempur (Umum) dibagi lagi menjadi tiga yang akan menyandang korps Infanteri, Kavaleri, Artileri Medan, dan Artileri Pertahanan Udara. Khusus taruna Jurusan Administrasi dibagi lagi menjadi enam yang akan menyandang korps Pembekalan Angkutan, Topografi, Polisi Militer, Ajudan Jenderal, Keuangan, dan Penerbang.
Semua kecabangan itu merupakan pilihan dari taruna sendiri tetapi harus disesuaikan dengan hasil dari tes psikologi masing-masing taruna pada saat akhir pendidikan .
Pendaftaran biasanya dimulai pada bulan Februari dan seleksi dimulai April setiap tahunnya dan pendidikan dimulai pada 1 Agustus. Untuk lulusan IPS disesuaikan dengan kebutuhan di TNI-AD. Jadi, tidak setiap tahun menerima dari lulusan IPS.
Biasanya menerima 4 tahun sekali atau setiap ada kebutuhan dan disesuaikan dengan kebijakan dari Mabes TNI.
Hal ini dikarenakan jurusan administrasi yang biasa diambil oleh lulusan IPS, akan diisi oleh perwira dari Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK) yang berasal dari D3 dan S1. Usia penerimaan calon taruna minimal 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan pendidikan per 1 Agustus dan maksimal 22 tahun. Bagi calon yang berkacamata maksimal 1 dioptri, nilai harus lebih tinggi daripada calon lain yang tak berkacamata yaitu 10 lebih tinggi (misal tak berkacamata rata-rata nilai 65, maka berkacamata harus 75). Untuk lebih lengkap bisa dilihat di situs resmi di www.akmil.ac.id atau www.tniad.mil.id dikolom pendaftaran prajurit.

Sejarah

Pada tanggal 31 Oktober 1945 didirikan Militaire Academie (MA) di Kota Yogyakarta atas perintah Kepala Staf Umum Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Letjen TNI Urip Sumohardjo. Setelah meluluskan dua angkatan pada tahun 1950, Militaire Academie Yogyakarta ditutup sementara karena alasan teknis. Taruna angkatan ketiganya menyelesaikan pendidikan di Koninklijke Militaire Academie (KMA) di Breda, Belanda. Saat itu pula didirikan Sekolah Perwira Darurat di Berastagi dan Prapat (Sumatera Utara), Bukittinggi (Sumatera Barat), Palembang (Sumatera Selatan), Tangerang (Jawa Barat), Salatiga (Jawa Tengah), serta Malang dan Mojoagung (Jawa Timur), guna memenuhi kebutuhan TNI pada waktu itu.
Tanggal 1 Januari 1951 didirikan Sekolah Perwira Genie Angkatan Darat (SPGi-AD) di Bandung yang kemudian menjadi Akademi Genie Angkatan Darat pada 26 Januari 1956. Lembaga pendidikan prajurit ini menjadi Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 23 September 1956. Tanggal 13 Januari 1951 didirikan Pusat Pendidikan Perwira Angkatan Darat (P3AD) di Bandung.
Pada tanggal 11 November 1957 diresmikan Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang (Jawa Tengah), yang merupakan kelanjutan dari Akademi Militer Yogyakarta. Taruna yang masuk tahun 1957 dinyatakan sebagai taruna Akademi Militer angkatan ke-4. Kota Magelang dipilih sebagai lokasi AMN karena merupakan kota perjuangan dengan iklim baik, dan letaknya strategis dan dekat dengan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, yang bisa mengisi kekurangan tenaga dosen non-militer.
Pada tahun 1961, AMN Magelang diintegrasikan dengan Atekad Bandung dengan nama Akademi Militer yang berkedudukan di Magelang. Tahun 1965, AMN diintegrasikan dengan AAL, AAU, Akademi Angkatan Kepolisian dengan nama AKABRI (Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Dengan integrasi tersebut, pembinaan dan pengelolaan keempat AKABRI bagian dilaksanakan oleh Komando Jenderal AKABRI.
Tahun 1967, AKABRI di Magelang diresmikan menjadi AKABRI Udarat, yang meliputi dua Akabri di bawah satu pimpinan yakni Akabri Bagian Umum dan Akabri Bagian Darat. Akabri Bagian Umum mendidik taruna AKABRI bagian di tingkat I selama 1 tahun, sedang AKABRI Bagian Darat mendidik taruna AKABRI Bagian Darat mulai tingkat II sampai IV.
Tahun 1979, Akabri Udarat berubah menjadi Akabri Bagian Darat dan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan taruna AKABRI bagian darat selama 4 tahun. Selain itu juga menyelenggarakan pendidikan dasar keprajuritan Chandradimuka selama 17 minggu untuk Capratar AKABRI bagian Darat, Laut, Udara dan Kepolisian.
Pada tanggal 14 Juni 1984, sesuai dengan keputusan Panglima ABRI waktu itu, dalam rangka reorganisasi di lingkungan ABRI, maka pembinaan dan pengelolaan AKABRI Bagian Darat diserahkan kembali kepada Kepala Staf TNI AD, dan namanya berubah menjadi Akmil (Akademi Militer).
Setelah bergulirnya reformasi 1998, maka sesuai keputusan pimpinan ABRI yang memutuskan mulai 1 April 1999 adanya pemisahan POLRI dari ABRI dan ABRI menjadi TNI, maka nama AKABRI diubah menjadi AKADEMI TNI dimana Akademi Militer merupakan salah satu bagiannya.


;;

By :
Free Blog Templates